Faktanusantararaya.com, BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus menggenjot digitalisasi layanan pemerintahan, salah satunya di bidang administrasi kepegawaian. Langkah terbarunya adalah perekaman Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Rohil.
Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, turun langsung meninjau proses perekaman di Aula Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiks) Rohil pada Rabu, 14 Oktober 2026. Ia ditemani Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rohil, Yulisma, serta Inspektur Daerah, Sarman Syahroni.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Rohil membangun tata kelola kepegawaian berbasis digital, agar pelayanan lebih tertib, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kurangi Ketergantungan pada Cara Manual
Plt. Kepala Diskominfotiks Rohil, Juliandra, SH, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati dan jajaran. Menurutnya, perhatian langsung pimpinan daerah menjadi semangat tambahan dalam mewujudkan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
Juliandra menjelaskan, TTE disiapkan untuk menunjang administrasi kepegawaian secara digital, termasuk kebutuhan kontrak kerja pegawai ke depan. Dengan sistem ini, proses administrasi diharapkan lebih praktis, terintegrasi, dan tidak lagi banyak bergantung pada prosedur manual.
BKPSDM Pastikan Identitas Digital Tervalidasi
Kepala BKPSDM Rohil, Yulisma, menyebut perekaman TTE sebagai bagian dari validasi identitas digital seluruh PPPK Paruh Waktu. Kegiatan ini dijalankan melalui koordinasi antara BKPSDM dan Diskominfotiks.
Ia menegaskan bahwa BKPSDM telah menyiapkan alur teknis bersama Diskominfotiks. Validasi identitas dinilai penting agar pengelolaan data dan dokumen kepegawaian berjalan transparan, akurat, dan punya landasan hukum yang kuat, sejalan dengan kebijakan pimpinan daerah. Kolaborasi kedua perangkat daerah ini diharapkan membuat pengelolaan administrasi lebih terstruktur dan memudahkan layanan bagi pegawai.
Sempat Terkendala Jaringan, Proses Tetap Lancar
Di tengah pelaksanaan, jaringan sempat terganggu sehingga koneksi ke server tersendat selama beberapa menit ketika data diambil. Juliandra menyebut gangguan itu tergolong ringan dan segera teratasi, sehingga perekaman bisa dilanjutkan. Ia menambahkan, kesiapan petugas serta koordinasi teknis yang baik turut menjaga kelancaran kegiatan.
Sejalan dengan Penerapan SIKOPAR
Perekaman TTE ini merupakan tindak lanjut komitmen bersama untuk memanfaatkan SIKOPAR, yakni Sistem Informasi Kontrak ASN PPPK dan PPPK Paruh Waktu. Aplikasi tersebut mengelola administrasi kontrak kepegawaian secara digital, sehingga data dan prosesnya tertata lebih sistematis.
Lewat penerapan TTE dan SIKOPAR, Pemkab Rohil berharap kualitas layanan administrasi meningkat, data semakin akurat, dan birokrasi menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Transformasi ini juga menjadi cara pemerintah daerah menyesuaikan diri dengan kebutuhan layanan yang kian bergantung pada sistem informasi dan teknologi.