Semangat Berbudaya Membara di Lipat Kain! Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Buka Festival Kreatif Season III 2026, Wujud Nyata Pelestarian Adat dan Kebangkitan Ekonomi Kreatif
Faktanusantararaya.com, Kampar – Suasana Lipat Kain berubah menjadi lautan semangat dan kebanggaan budaya. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan momen bersejarah pembukaan Festival Kreatif Lipat Kain Season III Tahun 2026, sebuah perayaan yang bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan nyata dari tekad masyarakat Kampar untuk menjaga warisan leluhur sembari melangkah maju menuju masa depan yang lebih sejahtera.
Dengan penuh kebanggaan, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T secara resmi membuka festival yang semakin tahun semakin berkembang ini. Dentuman gendang, warna-warni pakaian adat, serta senyum sumringah warga Lipat Kain mewarnai pembukaan yang berlangsung meriah dan penuh khidmat tersebut.
Kemeriahan pembukaan Festival Kreatif Lipat Kain Season III semakin terasa istimewa dengan hadirnya berbagai tokoh penting daerah. Turut menyaksikan momen bersejarah ini, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno, S.Sos, yang hadir sebagai bentuk dukungan legislatif terhadap keberlangsungan kegiatan budaya di daerah.
Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Afdal, ST., MT, yang menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung berlangsungnya festival ini dari sisi teknis dan kebijakan. Kehadiran Plt. Kadispora Kampar Helmi, Plt. Camat Kampar Kiri Sri Muryani, S.ST, serta Plt. Kasatpol PP Kampar Yorin Efendi, S.STP., M.Si turut mempertegas komitmen jajaran pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan yang bernilai tinggi ini.
Unsur Forkopimcam, Lurah Lipat Kain Andi Sukma, S.Pi, serta para ninik mamak, alim ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat pun hadir bersama-sama, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Kampar yang tak pernah pudar.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno, S.Sos menyampaikan apresiasinya yang tinggi atas terselenggaranya festival ini untuk ketiga kalinya. Menurutnya, Festival Kreatif Lipat Kain bukan sekadar perayaan biasa, melainkan sebuah platform strategis yang mampu menjadi wadah positif bagi pengembangan potensi daerah secara menyeluruh.
Eko Sutrisno juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kesinambungan budaya lokal. Ia berharap festival ini mampu menjadi pemantik semangat bagi kaum muda Lipat Kain untuk terus berkreasi, berinovasi, dan bangga dengan identitas budaya mereka sendiri. “Generasi muda adalah pewaris budaya kita. Festival seperti ini harus menjadi ruang bagi mereka untuk tumbuh dan berkarya,” ungkapnya dengan penuh harap.
Puncak dari rangkaian pembukaan festival adalah arahan penuh semangat dari Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. Dengan tegas dan penuh keyakinan, orang nomor satu di Kabupaten Kampar itu menyampaikan bahwa Festival Kreatif Lipat Kain Season III merupakan cerminan nyata dari visi pemerintah daerah dalam memadukan dua kekuatan besar: pelestarian budaya lokal dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat.
Festival yang mengusung tema “Bersama Menjaga Budaya, Bangun Ekonomi Kreatif dengan Hati” ini dinilai Bupati sebagai langkah konkret yang harus terus didorong dan dikembangkan. Tema tersebut bukan hanya sebuah slogan, melainkan sebuah filosofi yang harus menjadi pegangan bersama dalam setiap langkah pembangunan daerah.
“Festival ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk menjaga warisan budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Kampar,” tegas Bupati Ahmad Yuzar di hadapan ribuan hadirin yang menyimak dengan penuh antusias.
Bupati juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar tidak hanya hadir sebatas formalitas, tetapi telah memberikan dukungan nyata melalui sistem pendampingan yang terstruktur. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar telah diperintahkan untuk menjadi support system yang aktif dan responsif dalam mendukung setiap agenda pengembangan budaya dan ekonomi kreatif di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Kampar telah memberikan support system melalui Dinas Pariwisata. Ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendukung pengembangan budaya dan ekonomi kreatif di daerah,” imbuh Bupati dengan penuh keyakinan.
Lebih jauh, Ahmad Yuzar berharap agar festival ini mampu bertumbuh menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan berdampak luas, tidak hanya bagi masyarakat Lipat Kain, tetapi bagi seluruh Kabupaten Kampar. Ia bermimpi, suatu hari nanti Festival Kreatif Lipat Kain akan menjadi salah satu ikon budaya Provinsi Riau yang dikenal hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, dilaksanakan pula momen yang dinantikan banyak pihak, yaitu penyerahan hadiah festival secara simbolis oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Anggota DPRD Eko Sutrisno kepada Lurah Lipat Kain Andi Sukma, S.Pi dan Ketua Panitia Ahmad Padillah.
Hadiah tersebut merupakan total prize yang akan diperebutkan dalam salah satu kompetisi paling bergengsi dalam festival ini, yakni Lomba Pawai Budaya Festival Kreatif Lipat Kain Tahun 2026. Pawai budaya ini diharapkan menjadi ajang unjuk kebolehan berbagai kelompok masyarakat dalam menampilkan kekayaan adat dan tradisi yang menjadi kebanggaan Bumi Kampar.
Di tengah kemeriahan festival, Bupati Kampar Ahmad Yuzar juga menyempatkan diri untuk menunjukkan wajah lain dari kepemimpinannya, yaitu kepedulian tulus terhadap sesama. Pada kesempatan tersebut, Bupati secara langsung menyerahkan bantuan sembako kepada kaum dhuafa di Lipat Kain sebagai wujud nyata dari misi sosial Pemerintah Kabupaten Kampar.
Langkah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. Bagi mereka, kehadiran pemimpin yang tidak hanya hadir dalam momen-momen seremonial, tetapi juga turun langsung menyentuh kehidupan warga yang membutuhkan, adalah sesuatu yang sangat berarti dan memberikan harapan.
Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Ketua Panitia Ahmad Padillah, terungkap bahwa Festival Kreatif Lipat Kain Season III Tahun 2026 ini dirancang dengan sangat matang dan komprehensif. Festival akan berlangsung selama 4 hari penuh dengan total 14 rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa, hingga para tetua adat.
Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga festival ini benar-benar menjadi milik semua orang, bukan hanya segelintir kalangan. Dari lomba-lomba budaya, pameran produk ekonomi kreatif, pertunjukan seni tradisional, hingga forum diskusi pemberdayaan masyarakat, semuanya dikemas dalam satu paket festival yang padat dan bermakna.
Ahmad Padillah juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan luar biasa demi suksesnya penyelenggaraan festival ini. Mulai dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, pemerintah kecamatan, para sponsor, hingga seluruh tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, dan pemuda Lipat Kain yang telah bahu-membahu mewujudkan festival ini.
Festival Kreatif Lipat Kain Season III Tahun 2026 bukan hanya sebuah perayaan. Ia adalah pernyataan sikap sebuah masyarakat yang mencintai budayanya, menghormati leluhurnya, dan bersemangat membangun masa depannya. Dengan tema yang kuat, dukungan pemerintah yang nyata, dan antusiasme masyarakat yang tak terbendung, festival ini diharapkan akan terus tumbuh menjadi agenda tahunan yang memberi dampak positif berlipat ganda bagi Lipat Kain dan seluruh Kabupaten Kampar.
Ke depan, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, membuka peluang ekonomi baru, serta memperkuat citra Kabupaten Kampar sebagai daerah yang kaya budaya, ramah investasi, dan terus berinovasi menuju kemajuan yang berkelanjutan. (Adv)